diposkan pada : 25-12-2021 07:32:00 Kemenhub Tegur Citilink dan GMF, Operasikan 19 Pesawat Bermasalah

Dilihat : kali

Kemenhub Tegur Citilink dan GMF, Operasikan 19 Pesawat Bermasalah, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan telah memperingatkan maskapai Citilink dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia atau GMF Aero Asia. Peringatan yang tertuang dalam surat bernomor A4-402/8/3/DKPPU.2021 itu disampaikan setelah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan menemukan 19 pesawat Citilink mengalami masalah namun maskapai tetap mengoperasikannya. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara, Dadun Kohar, dan ditujukan kepada Penanggung Jawab GMF AeroAsia dan VP Engineering & Maintenance Citilink.

“Dari status HIL (Hold Item List) 13 Desember 2021 ada 19 pesawat dengan rem HIL terbuka dan dalam tiga bulan terakhir ada enam kejadian pengereman (melting, jamming, rotor damage, excess temperature),” bunyi surat tersebut. , dikutip pada Sabtu (25/Desember 2021). Terkait hasil tersebut, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan meminta Citilink dan GMF untuk mengimplementasikan 6 rekomendasi yang disampaikan. Pertama, GMF AeroAsia sebagai mitra perawatan pesawat Citilink diminta segera memperbaiki rem HIL yang terbuka pada 19 pesawat Citilink A320.

Kemudian GMF AeroAsia diminta untuk segera mengecek status HIL dari Agustus hingga Desember 2021 untuk memastikan kesimpulan HIL tersebut benar, suku cadang dilengkapi dengan traceability document (ARC). “Tidak ada trik buka/tutup HIL, dan tidak ada status penyelesaian HIL dengan status pengadaan UMR (Urgent Material Request) untuk HIL yang masih buka,” demikian isi surat tersebut. Ketiga, GMF AeroAsia diminta segera mengidentifikasi nomor seri komponen bermasalah yang harus dikeluarkan dari pesawat dan disimpan di area karantina. Rekomendasi keempat, GMF AeroAsia harus memastikan masalah ketidaktersediaan suku cadang dan manajemen rantai pasokan tidak menjadi ancaman laten yang berdampak negatif terhadap keselamatan penerbangan dan kepatuhan terhadap peraturan dan prosedur yang berlaku.

Kelima, Citilink akan mendesak maskapai penerbangan untuk segera menyelesaikan serangkaian temuan audit dan temuan MOM pada 17 Desember 2021 dan sebelum 28 Desember 2021. Terakhir, Citilink perlu meningkatkan fungsi kontrol dan pemantauan GMF AeroAsia. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, surat teguran yang dikeluarkan pihaknya merupakan bentuk tindakan korektif berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan sesuai program dan prosedur standar yang telah ditetapkan terkait regulasi global. untuk penerbangan Sipil.

jual obat kolesterol terbaik di ende

Posting by Admin

jual obat kolesterol terbaik di ende Kemenhub Tegur Citilink dan GMF, Operasikan 19 Pesawat Bermasalah Kolesterol merupakan situasi pada saat kadar kolesterol di sekitar darah melebihi batas normal jika disepelekan kolesterol yg terlalu tinggi bisa banyak di pembuluh darah & bisa menjadikan resiko timbulnya masalah jantung dan strok. kolesterol iyalah lemak sejenis lilin yg diproduksi oleh hati. seowa Akibat penyakit kolesterol



20 Kali